Usulan penggunaan kaca antipeluru muncul setelah sejumlah jendela kaca ruang kerja anggota DPR di Gedung Nusantara I DPR tertembus rentetan peluru tajam hingga satu peluru menyerempet kerudung seorang staf anggota Dewan.
Penyelidikan polisi sementara, sumber peluru ditembakkan oleh dua tersangka anggota Perbakin dari lapangan tembak Senayan yang berjarak sekitar 400 meter dari Gedung Nusantara I DPR.
Lalu, bagaimana dan berapa besaran dana yang dibutuhkan jika usulan tersebut disetujui para pihak terkait?
Direktur PT Sentra Proteksindo Kusuma, Dody Kusuma, meminta asistennya membawakan contoh kaca anti-peluru produksi paerusahaannya begitu Tribun berkunjung ke kantornya.

Tak lama, asisten tersebut membawa selembar kaca berukuran sekira 30 cm x 30 cm dengan tebal 22 mm dan bobot sekira 20 kg.
Kemudian Dody kembali meminta tolong asistennya untuk membawakan produk kaca lainnya berukuran sekira 30 x 30 cm setebal 54 mm dan bobot sekira 40 kg.
Karena sangat berat, Dody harus membantu asistennya saat mengangkat kaca tersebut ke atas meja kerjanya.
Dody mengatakan, kaca-kaca yang ditunjukkannya itu merupakan contoh kaca anti-peluru buatan perusahaan atau pabriknya.
Kaca-kaca tersebut dipasarkan dengan kisaran harga Rp 20 juta sampai Rp 30 juta per meter persegi.
PT Sentra Proteksindo Kusuma, atau yang lebih dikenal sebagai SENPRO Indonesia, adalah produsen kaca anti peluru yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan ini terkenal karena menyediakan solusi keamanan, termasuk kaca anti peluru bersertifikat untuk berbagai keperluan seperti kendaraan, gedung, dan ruang khusus.
Kontak PT Sentra Proteksindo Kusuma
Berdasarkan informasi dari situs web resmi mereka (senpro.co.id), Anda bisa menghubungi mereka melalui:
Alamat Kantor: Bekasi, Jawa Barat
Email: proteksi@senpro.co.id
Nomor Telepon: +62 812 9898 9062
