CARA KERJA
Kaca bersifat rapuh dan tidak memiliki struktur kristalin yang tersusun dengan baik, sehingga tidak seperti logam yang cenderung bengkok atau mengalami deformasi ketika menerima beban, kaca akan pecah. Namun karena sifatnya ini menjadikan kaca mampu untuk menyerap energi kinetik dari peluru dengan cara memecah dirinya. Lapisan plastik yang lunak menguatkan kaca dengan mempertahankan kaca pada tempatnya, dan membuat kaca kembali ke tempat semula setelah menerima beban impak.
Lapisan Polycarbonat dan Laminated Glass juga akan menyebarkan tekanan dari peluru keseluruh permukaan kaca. Melapisi ketiga material ini secara bertumpuk akan membuat kemampuan material menahan peluru menjadi lebih efektif, karena kaca pada bagian belakang akan pecah namun pecahannya tidak akan berhamburan karena tertahan oleh plexiglas. Hal ini menjadikan kaca dapat menahan lebih dari satu peluru.
Sisi Perlindungan
Saat peluru menumbuk lapisan akrilik (rapuh namun sangat kuat ketika dikompressi), akrilik akan menekan dan menguat setelah itu akan mendistribusikan energi kinetis yang diterima dari energi kinetik peluru.
Lapisan polycarbonate, yang memiliki sifat fleksibel akan meregang dan menghilangkan energi peluru yang tersisa tanpa adanya penetrasi ke lapisan yang lebih dalam.
Bekas tembakan berbentuk sarang laba-laba akan terlihat sebagai akibat penembakan, namun bagian dalamnya akan tetap halus dan tidak rusak.
Sisi Bagian Dalam
Material Polycarbonate akan tertekan sementara akriliknya akan meregang.
Peluru akan melewati bagian lunak dari lapisan polikarbonat dan menembus ke lapisan akrilik yang kekuatannya melemah karena sudah direnggangkan oleh flexibilitas dari polikarbonat.
Peluru akan menembus akrilik tanpa adanya pengurangan kecepatan dan pantulan.
